Apel Senin Pagi, Kadiskominfo Ponorogo Ingatkan Pentingnya PSN

0
216

ANTISIPASI dan kewaspadaan atas penyebaran dan penularan demam berdarah (DB) menjadi pesan penting dalam Apel Senin Pagi (10/1/2022) di Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Ponorogo.

Penghormatan bendera oleh para peserta Apel Senin Pagi Diskominfo dan Statistik Kabupaten Ponorogo

Hal ini disampaikan Kepala Diskominfo dan Statistik setempat Bambang Suhendro saat memberikan briefing morning dan menjadi Pembina Apel Senin Pagi untuk seluruh karyawan tersebut. Dikatakannya, pada puncak musim penghujan menuju masa peralihan musim menuju kemarau, perkembangbiakan nyamuk aides aegypti selalu meningkat.

Penghormatan bendera oleh para peserta Apel Senin Pagi Diskominfo dan Statistik Kabupaten Ponorogo

Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) menjadi sangat penting untuk dilakukan. Apalagi jika terdapat kondisi yang mendukung seperti terdapat genangan air bersih di sekitar rumah. Baik pada tampungan air maupun pada wadah-wadah lain yang mungkin tidak sengaja berisi air.

Pembacaan naskah Pancasila oleh Kepala Diskominfo dan Statistik Ponorogo diikuti seluruh peserta apel

“Untuk itu, saya ingatkan kepada diri sendiri dan seluruh karyawan untuk memperhatikan kebersihan di lingkungan kerja dan lingkungan rumah masing-masing. Upayakan tidak ada air menggenang sekecil apapun. Tempat air minum burung atau ayam peliharaan, gelas plastik sampah di sekitar rumah, monggo semua kita hilangkan,” ulasnya.

Petugas Pembaca naskah UUD 1945 dan Panca Prasetya Korpri saat melaksanakan tugas

Selain itu, Bambang juga mengingatkan pentingnya mengikuti Apel Senin Pagi bagi seluruh karyawan Diskominfo dan Statistik Kabupaten Ponorogo. Yaitu untuk memupuk dan memeliharan kedisiplinan, meningkatkan jiwa kepemimpinan dan menyuburkan rasa nasionalisme. Pembacaan naskah Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan Panca Prasetya Korpri adalah sarananya.

Briefing morning pada Apel Senin Pagi Diskominfo dan Statistik Kabupaten Ponorogo

“Yang sangat penting adalah bagaimana kita melakukan penghormatan terhadap bendera merah putih dan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Lagu ini sangat sangat berarti bagi kita warga bangsa ini. Terutama pada lirik ‘Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya’ yang dimaksudkan agar kita bisa membangun sikap yang lebih baik,” urainya.

Dalam Apel Senin Pagi kali ini bertidak sebagai Pemimpin Apel adalah Ginanjar Brilianto, Pembaca naskah UUD 1945 Adithya Roudeva, Pembaca naskah Panca Prasetya Korpri Andaru Kridho, Pembawa naskah Pancasila Tri Sudarjanto dan Pembawa Acara Endah Krisna. (kominfo/dist)