PERAN tenaga ahli aplikasi informatika tidak dapat dianggap remeh selama gelaran Grebeg Suro 2026 di Ponorogo. Mereka harus memastikan koneksi internet antar-organisasi perangkat daerah di lingkup Pemkab Ponorogo tetap stabil dan aman.

Selain itu, menjaga koneksi titik-titik akses internet di seputar Panggung Utama Alun-Alun yang menjadi venue Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) dan Festival Reog Remaja (FRR). “Teman-teman tenaga ahli aptika sigap dalam melakukan troubleshooting (penanganan gangguan) sehingga tidak terjadi kendala berarti dalam pelayanan penjualan tiket online maupun live streaming festival reog,” kata Bayus Atdinata, kepala Bidang Aplikasi dan Informatika (Aptika) saat menjadi pembina apel pagi di Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) dan Statistik Ponorogo, Senin (22/6/2026).
Menurut dia, tenaga ahli aptika harus berjaga setiap malam di seputar panggung selama FRR dan FNRP berlangsung. Kenyamanan penonton yang menyaksikan penampilan kontingen reog di festival melalui live streaming bergantung dari peran mereka. “Secara keseluruhan tidak ada kendala, terima kasih atas kepercayaannya,” ungkapnya.

Bayus mengungkapkan, sempat terjadi gangguan jaringan internet di Gedung Lantai 8. Hasil troubleshooting mengindikasikan penyebab gangguan adalah pemadaman listrik berkala yang berdampak pada fasilitas pendukung jaringan. “Kemarin internet sempat mengalami gangguan karena adanya pemadaman listrik. Kami sudah berkoordinasi dengan bagian umum untuk memanfaatkan genset sebagai langkah antisipasi agar layanan tetap berjalan,” terang Bayus. (kominfo/win)
