TRAFFIC website dan media sosial resmi milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo meningkat tajam sepanjang Juni 2026 bersamaan gelaran Grebeg Suro. Website ponorogo.go.id mencatat 43 ribu pengguna aktif dengan 42 ribu di antaranya merupakan pengguna baru.
“Sumber kunjungan didominasi direct (akses langsung), disusul organic search.(pencarian organik), dan referral,” kata Kepala Bidang Pengelola Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) di Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) dan Statistik Ponorogo Satria Putra Negara.saat menjadi pembina apel pagi, Senin (13/7/2026).

Satria juga mengungkap kinerja media sosial Pemkab Ponorogo yang menunjukkan tren positif. Di akun Facebook mencatat 1,6 juta tayangan atau naik 121,7 persen berbanding bulan sebelumnya. Sedangkan di Instagram meraih 2,6 juta tayangan dengan peningkatan interaksi konten hingga 94,5 persen serta lonjakan klik tautan sebesar 761,8 persen. “Tingginya perhatian masyarakat terhadap rangkaian kegiatan di Grebeg Suro 2026 serta konsistensi publikasi konten menjadi faktor utama meningkatnya jangkauan sekaligus interaksi pada seluruh kanal digital resmi Pemkab Ponorogo,” jelas Satria.
Bahkan, lanjut dia, kanal Pemkab Ponorogo di YouTube mencatat performa tertinggi dengan 2 juta penayangan, waktu tonton mencapai 360,9 ribu jam, serta penambahan 9,2 ribu subscriber selama Juni 2026. Idem ditto untuk platform TikTok, jumlah video ditonton mencapai 1,4 juta kali dengan kenaikan profile views sebesar 324,4 persen. “Capaian tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan mudah diakses masyarakat melalui berbagai platform digital resmi Pemerintah Kabupaten Ponorogo, ” terangnya.

Masih kata Satria, pada Juli 2026 masih tersisa event Grebeg Tutup Suro dengan venue utama di Monumen Bantarangin. Pun, peringatan Hari Jadi ke-530 Kabupaten Ponorogo dan HUT ke-81 sudah menanti pada Agustus mendatang. “Kami siap mensukseskan seluruh agenda yang sudah dijadwalkan,” ungkap Satria sembari meminta karyawan Dinas Kominfo dan Statistik Ponorogo menjaga kesehatan di tengah cuaca bediding berula fenomena alamiah saat suhu udara terasa jauh lebih dingin terutama pada malam hingga pagi. (kominfo/win)
